By : admin

Dubai: Pada tanggal 28 April – 1 Mei 2019, Indonesia telah berpartisipasi pada pameran pariwisata terbesar ketiga di dunia, Arabian Travel Market (ATM) Dubai 2019, bertempat di Dubai International Convention & Exhibition Centre. Partisipasi Indonesia pada tahun 2019 ini dikoordinasikan oleh Kementerian Pariwisata RI c.q. Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran II.

Paviliun Indonesia pada ATM Dubai terletak di Sheikh Rashid Hall dan dibangun diatas lahan seluas 496 sqm. Paviliun tersebut diisi oleh 85 industri dari berbagai provinsi, seperti Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Bali, Aceh, dan NTB. Partisipasi Kemenpar pada tahun 2019 merupakan yang ke 18 kalinya, dimana pameran tersebut telah diikuti oleh 3.285 eksibitor dari 141 negara. Kehadiran Paviliun Indonesia pada ATM Dubai tahun 2018 memperoleh potensi transaksi sebesar 1,13 Triliun Rupiah.

Disela-sela penyelenggaraan Arabian Travel Market (ATM) 2019, Kementeriat Pariwisata berkolaboras dengan KJRI Dubai dan KBRI Abu Dhabi menyelenggarakan kegiatan TOBM dan Indonesian Night Gala Dinner. Acara juga dihadiri oleh Bpk Ridwan Hassan selaku Konjen RI untuk Dubai dan Emirat Utara, Bpk Husin Bagis selaku Duta Besar RI untuk PEA, Ibu Nia Niscaya selaku Deputi Pengembangan Pemasaran II Kemenpar RI, serta Ibu Siti Rohmi Djalilah selaku Wakil Gubernur NTB.

TOBM yang dilakukan di sela-sela rangkaian Pameran ATM Dubai, diikuti oleh 40 (empat puluh) Tour Operator/Travel Agent (TO/TA) yang berasal dari PEA dan Iraq (Baghdad). Ke-40 TO/TA tersebut dipertemukan dengan 18 (delapan belas) TA/TO Indonesia untuk mendapatkan paparan mengenai paket kerjasama yang potensial untuk dijajaki, antara TATO PEA dan Indonesia ataupun dengan TA/TO lainnya dari negara kawasan Timur Tengah. TOBM tersebut dibuka oleh Sambutan Konjen RI Dubai, dilanjutkan dengan paparan Testimonial dari CEO Nirvana Travel, serta diakhiri dengan pelaksanaan kegiatan sellers meet buyers.

Gala Dinner dibuka dengan sambutan Dubes RI Abu Dhabi dan dilanjutkan dengan paparan Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) mengenai  kepariwisataan NTB serta peluang investasi di wilayah potensial. Kegiatan tersebut dihadiri oleh 250 tamu undangan, yang meliputi Pejabat Pemerintah PEA, Komunitas Diplomatik, Pengusaha serta Stakeholder Pariwisata PEA.