Penyerahan Surat Presiden RI Mengenai Keikut sertaan Indonesia pada Dubai Expo 2020

Pada tanggal 13 November 2016, Konsul Jenderal RI Dubai mendampingi Duta Besar RI untuk Persatuan Emirat Arab (PEA) Bapak Husin Bagis menyerahkan surat asli Bapak Presiden RI mengenai keikutsertaan Indonesia pada Expo 2020 (DE 2020). Surat yang ditujukan kepada Sheikh Muhammed bin Rashid al Maktoum, Wakil Presiden-Perdana Menteri PEA dan Penguasa Dubai, tersebut diserahkan kepada HE Reem Ebrahim al-Hashimi, Menteri Negara untuk urusan Kerjasama Internasional, merangkap Direktur Jenderal Dubai Expo 2020.

Acara berlangsung dengan sederhana tetapi penuh keakraban, dimana HE Reem dan Duta Besar HUsin Bagis melakukan pembicaraan ringan mengenai Indonesia dan hubungan bilateral kedua Negara. Acara dilanjutkan dengan foto bersama dan pengisian buku tamu oleh Duta Besar RI.

Sebelum pertemuan dengan HE Reem, Duta Besar RI Abu Dhabi, Konjen RI Dubai, dan rombongan diajak untuk melihat lokasi (DE 2020) di selatan kota Dubai. Mr. Simon Clegg CBE, Chief Operating Officer DE 2020, memberikan gambaran yang jelas mengenai lokasi serta tempat-tempat dan gedung-gedung utama yang akan dibangun. Saat ini yang sedang dilaksanakan adalah membangun tiga pusat pembangkit listrik di lokasi tersebut.

Penyerahan surat Presiden RI ini menjadikan Indonesia Negara pertama di ASEAN yang secara terbuka menyatakan keikutsertaan pada DE 2020. Hal ini menunjukkan keseriusan pemerintah Indonesia untuk mengambil peran aktif pada kegiatan internasional yang akan berlangsung antara Oktober 2020 – April 2021, meruntuhkan kekhawatiran sementara pihak mengingat belum adanya indikasi negara ASEAN lain di event ini.

Sampai saat ini telah tercatat sekitar 70 negara yang secara terbuka menyatakan ikut serta pada DE 2020

1000 WNI Hadiri Shalat dan Halal Bihalal Idul Fitri di KJRI Dubai

KJRI Dubai telah menyelenggarakan Shalat Idul Fitri pada hari Rabu, 6 Juli 2016 (1 Syawal 1436 H) bertempat di KJRI Dubai. Shalat Idul Fitri ini dihadiri warga negara Indonesia dari Dubai dan Emirat Utara (Ajman, Sharjah, Umm Al Quwain, Ras Al Khaimah, dan Fujairah). Meskipun KJRI Dubai tidak dapat mengeluarkan undangan secara tertulis kepada masyarakat sehubungan adanya permintaan pemerintah setempat yang menghimbau agar Shalat Idul Fitri diadakan di tempat yang telah disiapkan pemerintah setempat, namun KJRI Dubai tetap menyelenggarakan Shalat Idul Fitri sehubungan dengan harapan yang besar dari WNI untuk Shalat Idul Fitri berjamaah di KJRI Dubai.

Sekitar 1000 warga Indonesia dari berbagai latar profesi hadir dalam Shalat Idul Fitri tahun ini. Bertindak sebagai Imam Al Ustadz H. Zunnunil Masri (alumni Universitas Al Azhar, Kairo, Mesir) dan Khotib Al Ustadz H. Mursalin (alumni Universitas Damaskus, Suriah). Dalam khotbahnya, Ustadz H. Mursalin menyampaikan bahwa ajaran Islam supaya kaum muslimin Shalat Idul Fitri di tanah lapang adalah agar melihat langsung tanda-tanda kebesaran Allah SWT di alam raya sehingga umat Islam menyadari bahwa betapa dirinya tidak berarti dihadapan Allah SWT dan selalu tawadhu (rendah hati) dan tidak menyombongkan diri. Ustadz Mursalin juga mengajak seluruh WNI di Dubai dan Emirat Utara untuk menjaga persatuan dan kesatuan sehingga dapat membantu tercapainya cita-cita bangsa Indonesia menuju kehidupan berbangsa yang aman, bersatu, adil, dan makmur.

Setelah Shalat Ied selesai, diselenggarakan halal bihalal dan ramah tamah antara warga masyarakat dengan Konsul Jenderal RI Dubai Arzaf F. Firman. Halal bihalal ini juga dihadiri oleh Perwakilan Umat Nasrani Indonesia di Dubai. Silaturahmi juga dimeriahkan dengan hidangan khas lebaran yaitu ketupat sayur dan rendang.

Indonesian Muslim Association (IMA) di Dubai yang menjadi Amil Zakat Infaq Shadaqah (ZIS) WNI di Dubai dan sekitarnya berhasil mengumpulkan zakat fitrah sebesar 7270 dirham dan 200 US Dollar yang sudah dibagikan kepada yang berhak menerimanya. Ketua IMA Joko Slamet mengharapkan kerja sama yang baik antara KJRI dan IMA dalam memberikan pelayanan kepada umat Islam di Dubai dapat terus dipertahankan ke depannya.

Tabligh Akbar Bersama Al Ustadz Felix Siauw

Indonesian version only…..KJRI Dubai pada hari Jum’at 16 Januari 2016 memberikan fasilitas kepada Indonesian Muslim Association (IMA) Dubai untuk menyelenggarakan pengajian bulanan dengan menghadirkan pembicara tamu Al Ustadz Felix Siauw dari Jakarta.

Acara yang dihadiri sekitar 300 WNI dari wilayah Emirat Utara ini dibuka dengan pembacaan ayat-ayat suci Al Qur’an dan lantunan lagu Islam dari para siswa Taman Pendidikan Al Qur’an (TPA) Dubai.

Ustadz Felix Siauw dalam ceramahnya mengajak seluruh hadirin umeningkatkan amal kebaikan karena tanda paling tinggi dari sebuah iman seorang Muslim adalah apabila yang bersangkutan dapat memberikan manfaat bagi orang lain.

Ustadz Felix Siauw juga membuka ”rahasia” mengapa dirinya akhirnya memeluk agama Islam. Berdasarkan riset yang dilakukannya, belum ada satu pun manusia yang mampu membuat satu ayat saja seperti Al Qur’an yang sangat puitis namun sarat akan makna, dan tidak ada satu kitab pun di dunia ini yang dapat dihafal isinya kecuali Kitab Suci Al Qur’an.

Acara tabligh akbar kemudian ditutup dengan silaturahmi bersama.

Resepsi Diplomatik Memperingati Ulang Tahun Kemerdekaan Ke-70 Republik Indonesia

Indonesian version only….KJRI Dubai pada Selasa, 13 Oktober 2015 menyelenggarakan Resepsi Diplomatik dalam rangka peringatan ulang tahun kemerdekaan ke-70 RI. Resepsi diplomatik yang diselenggarakan di The Address Downtown Hotel, Dubai ini dihadiri sekitar 150 tamu dari kalangan diplomatik, pejabat pemerintah, pebisnis, wartawan, dan perwakilan masyarakat Indonesia di Dubai. Konsul jenderal negara-negara sahabat yang hadir antara lain Arab Saudi (Dean of Diplomatic Corps in Dubai), Amerika Serikat, Jerman, China, negara-negara ASEAN di Dubai, Azerbaijan, Afrika Selatan, Aljazair, Maroko, Ethiophia, Bangladesh, Pakistan, dan Yordania. Hadir sebagai Guest of Honour H.E. Dr. Abdullah Mohammed Belhaif Al Nuaimi (Minister of Public Works, United Arab Emirates).

Maksud dan tujuan diselenggarakannya resepsi diplomatik ini selain untuk merayakan kemerdekaan ke-70 RI juga untuk lebih mempererat hubungan bilateral RI – PEA, mempromosikan seni budaya Indonesia serta memperluas jejaring kerja (networking) di wilayah kerja KJRI Dubai.

Resepsi diplomatik dibuka dengan lagu kebangsaan Persatuan Emirat Arab (PEA) Ishy Bilady disusul kemudian oleh lagu kebangsaan Indonesia Raya. Dalam pidatonya, Konsul Jenderal RI Dubai menjelaskan capaian-capaian dalam hubungan diplomatik RI – PEA di bidang ekonomi perdagangan, turisme, dan sosial budaya (people to people contact). Konjen RI Dubai menyampaikan pula bahwa Trade Expo Indonesia 2015 yang akan diselenggarakan dalam waktu dekat merupakan kesempatan emas bagi para pelaku bisnis PEA mengenal lebih dekat potensi-potensi kerja sama ekonomi perdagangan dengan Indonesia. Dalam kesempatan ini pula, Konjen RI Dubai mengajak para tamu mendoakan kesejahteraan pemimpin kedua negara beserta seluruh rakyatnya.

4Resepsi diplomatik ini juga digunakan sebagai sarana promosi kebudayaan Indonesia dengan mempertunjukkan seni tari “Kebyar Duduk” dari Bali yang dibawakan oleh Sdr. Kresna Prana dan pertunjukan Fashion Show “Indonesian Textile” hasil karya perancang Indonesia yang tinggal di Dubai yaitu Sdri. Dessy Sari Dewi (Pemenang II Runway Dubai Fashion Show 2014). Adapun jenis tekstil Indonesia yang diperagakan para model adalah kebaya Jawa Barat dipadukan dengan batik tulis, kebaya modern (couture) dipadukan dengan songket Palembang, ulos Sumatera Utara dipadukan dengan bahan renda couture kebaya dengan mempergunakan batik yang diproduksi oleh mesin, dan gaun couturedipadukan dengan songket yang diproduksi oleh mesin. Selain itu, juga dilakukan promosi kuliner Indonesia yang dimasak para chefs Indonesia yang bekerja di Hotel the Address Downtown seperti nasi goreng, mie bakso, rendang, empek-empek, sambal, serta minuman es cendol dan kue-kue tradisional Indonesia seperti lapis Surabaya, onde-onde, dan lemper.

Para tamu yang hadir banyak yang menyatakan kekagumannya atas keindahan tekstil dan kelezatan kuliner Indonesia. Selain itu, penyelenggarakan resepsi di The Address Downtown Hotel dengan latar belakang menara tertinggi di dunia Burj Khalifa dengan water fountain yang indah menyemarakkan resepsi diplomatik ini.